Diposkan pada MOTIVASI

Apa yang Salah dengan Akhir Ramadhan?

Sudah menjadi hal yang sangat umum diketahui, bahwa semakin lama Ramadhan berlalu, maka semakin terlihat kemajuan. Kemajuan disini bukan kemajuan jumlah jamaah yang melaksanakan salat isya dan tarawih di masjid, namun kemajuan dari segi shaf. Ya, semakin lama Ramadhan, semakin maju pula shaf. Semula yang mungkin saja jamaah bisa memenuhi masjid, namun ditengah Ramadhan, tinggal setengah saja yang terisi, lalu tiga shaf, dua shaf, dan di akhir Ramadhan hanya menyisakan satu shaf. Apa sebenarnya yang terjadi? Apa yang salah dengan akhir Ramadhan? Kenapa jumlah jamaah yang melaksanakan salat di masjid justru berkurang, bukannya bertambah? Hal yang semacam ini pastinya sangat kontradiktif dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Lanjutkan membaca “Apa yang Salah dengan Akhir Ramadhan?”

Diposkan pada FIQH

Puasa dan Sabar

Jika dilihat dari satu sisi, PUASA memang sangat identik dengan SABAR. Karena berpuasa itu menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa, dari sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Artinya, berpuasa itu bersabar untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan ketika berpuasa, sekalipun diantara hal-hal tersebut sangat lumrah dilakukan ketika tidak berpuasa. Contohnya seperti makan dan minum, dua hal ini sangat lumrah dilakukan ketika sedang tidak berpuasa. Namun ketika sedang berpuasa, dua hal ini dilarang untuk dilakukan, dalam artian bersabar untuk tidak makan dan tidak minum untuk sementara waktu.

Lanjutkan membaca “Puasa dan Sabar”